Persoalan stunting menjadi salah satu isu prioritas yang ditangani Pemerintah Indonesia mulai dari pusat sampai daerah. Berbagai ikhtiar dan program telah diluncurkan agar masyarakat Indonesia menjadi lebih sehat dan bebas stunting
Kolaborasi program antar elemen juga tidak kalah penting. Seperti yang dilakukan di Kabupaten Banyuwangi oleh partisipasi dari PT. Tirta Investama Pabrik AQUA Banyuwangi
Sebagai pengingat pada tahun 2023 kemarin, AQUA Banyuwangi telah berkomitmen yang dibubuhkan dalam piagam kolaborasi pencegahan stunting dengan desa sekitar pabrik, pemerintah kecamatan singojuruh, dan puskesmas singojuruh selaku perwakilan dinas kesehatan di kecamatan. Kolaborasi tersebut menjadi titik awal muara program CSR pada pencegahan stunting
Pada akhir Februari lalu, tepatnya tanggal 27 AQUA Banyuwangi melakukan FGD multi stakeholder program CSR 2024 untuk membahas kolaborasi program cegah stunting dan memperkuat arah program berdasarkan capaian dan evaluasi tahun 2023
Kepala pabrik AQUA Banyuwangi, Achmad Afandi menjelaskan bahwa pihaknya akan terus berkolaborasi dan beriringan dengan program pemerintah apalagi dalam hal kesehatan. Karena tageline kita juga berbicara tentang kesehatan, "one planet one health".
"Desain program CSR kami selain untuk mempermudah akses masyarakat sekitar dan mempertahankan kualitas hayati, kami juga berusaha meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat. Salah satunya melalui program cegah stunting", imbuh Achmad Afandi
Pada tahun 2024 ini AQUA akan meneruskan tujuan tersebut dan memperlebar lokasi program yaitu Desa Benelan Kidul dan Alasmalang
Desain program cegah stunting AQUA Banyuwangi meliputi peningkatan pengetahuan kader kesehatan, edukasi konsep gizi seimbang dan isi piringku pada masyarakat dan siswa sekolah, serta fasilitasi kebun gizi yang terintegrasi dengan posyandu yang seluruhnya akan didampingi secara terus menerus
Pelaksanaanya akan melibatkan ahli gizi dari puskesmas, bidan desa, dan kader kesehatan untuk mengedukasi dan mencerdaskan masyarakat akan pencegahan stunting di kedua desa
Rencana tersebut sangat disambut baik oleh puskesmas maupun desa terkait. Seperti yang disampaikan oleh Ahli Gizi Puskesmas Singojuruh, Ruvy Rizka, bahwa program dari AQUA sangat membantu percepatan pencegahan stunting di masyarakat
"Kami, perwakilan dari puskesmas sangat mengapresiasi upaya AQUA Banyuwangi. Alhamdulillah tahun 2023 kemarin kami sangat dilibatkan dan akan terus berlanjut di tahun 2024. Program cegah stunting ini sangat baik dan sangat mempercepat upaya mencegah stunting di desa sekitar pabrik", ujar Ruvy Rizka
Hal senada juga disampaikan oleh kepala desa Kepala Desa Benelan Kidul dan Alasmalang. Mereka sangat terbuka dan siap mendukung dari sisi yang lain karena juga terdapat mandat khusus dari kabupaten untuk menangani masalah stunting
"Desa Alasmalang di tahun 2024 ini pertama kalinya disupport program CSR cegah stunting ini. Alhamdulillah semoga bisa berjalan dengan baik, memberdayakan kader dan mencerdaskan masyarakat", kata Munir selaku Kepala Desa Alasmalang
Kegiatan koordinasi dan FGD multi stakeholder ditutup dengan presentasi mitra CSR AQUA Banyuwangi, PPM Paradigma. Melalui pendampingan pemberdayaan masyarakat, seluruh ibu hamil maupun yang memiliki anak baduta, sekaligus calon pengantin akan menjadi fokus penerima manfaat program. PPM Paradigma juga akan melaporkan hasil program pada Pemerintah Kabupaten Banyuwangi
Tag : CSR AQUA Banyuwangi Stunting Cegah Stunting Singojuruh Sehat AQUA Benelan Kidul Alasmalang Kabupaten Banyuwangi CSR AQUA Banyuwangi
