BKAD Konservasi Songgon Berlatih Membuat Pupuk dari Kotoran Hewan Ternak

Tak hanya berpotensi dalam hal wisata dan perkebunannya, Kecamatan Songgon Kabupaten Banyuwangi juga memiliki potensi dalam hal peternakan. Hal itu dapat terlihat di dusun paling barat Songgon, Dusun Sumberasih, Desa Sumberarum yang akrab dikenal orang dengan Dusun Sempol.

Hampir tiap rumah masyarakat Dusun Sempol memiliki hewan ternak. Kondisi itu tak lepas dari ketersediaan pangan dan cuaca yang mendukung. Kendati demikian, masyarakat masih belum mampu mengatasi permasalahan kotoran hewan yang dihasilkan oleh masing- masing hewan ternak warga. Hasilnya, kotoran tersebut habis dibuang dan belum termanfaatkan dengan maksimal.

Lembaga PPM Paradigma selaku mitra kerja dari PT Tirta Investama (AQUA Banyuwangi) bersama masyarakat sependapat bahwa kotoran hewan ternak warga adalah suatu masalah dan harus dikelola dengan baik. Akhirnya pada Hari Kamis (16/12/2021), PPM Paradigma bersama BKAD Bidang Konservasi Desa Sumberarum, Sumber Bulu, dan Sragi melakukan pelatihan dasar pembuatan pupuk organik di Rumah Bapak Saiful Anam yang bertepatan dengan lokasi calon TAMAN KEHATI RAUNG.

Pelatihan tersebut berisi pemaparan materi, diskusi, dan praktik langsung yang diisi oleh Hardi Santosa selaku praktisi dalam bidang pertanian dan peternakan. BKAD Bidang Konservasi selaku mitra di lapangan sangat aktif dalam pelatihan tersebut. Banyak pertanyaan yang terlontar mengenai pengelolaan kotoran hewan, salah satunya oleh Bapak Kliwon dari BKAD Sumber Bulu.

“Alhamdulillah jadi dapat ilmu baru soal pembuatan pupuk organik dari kotoran hewan. Memang kotoran hewan ternak disini harus dikelola yang manfaatnya untuk persawahan atau bahkan dijual. Kami dari BKAD sangat mendukung program ini, selain program- program konservasi yang telah dilakukan sebelumnya”. Ujar Kliwon (16/12/2021)

Seusai menerima materi dan diskusi, pelatihan pembuatan pupuk organik berlanjut ke praktik langsung oleh BKAD Bidang Konservasi. Praktik ini menggunakan kotoran hewan sapi, kambing, dan ayam warga yang dibantu dengan bakteri EM4. Pelatihan pembuatan pupuk organik ini kedepannya akan berlanjut dan mengundang masyarakat pemilik hewan ternak secara langsung.

Direktur Lembaga PPM Paradigma, Lukman Hadi menuturkan bahwa fasilitasi program CSR AQUA yang dilakukan selalu menggandeng dan bersumber dari masyarakat. Dalam hal pelatihan pupuk organik akan dikerjakan dengan serius sehingga kotoran hewan ternak warga tidak lagi menjadi masalah lingkungan.

Tag : AQUA Banyuwangi PARADIGMA PT Tirta Investama Banyuwangi Danone AQUA Sehat AQUA Songgon Pupuk Organik 

Popular Artikel
Semangat Partisipatif Masyarakat Membuat Rorak
Upaya konservasi di Kecamatan Songgon Kabupaten Banyuwangi sebagai kawasan recharge area, terus diga..
Tahun Kedua Budidaya Maggot Semakin Diminati Masyarakat
Memajukan ekonomi desa tidak lepas kaitannya dengan pemberdayaan masyarakat. Senin (27/9/2021) Lemba..
AQUA Banyuwangi Tambah Fasilitasi Sarana Air Bersih untuk Ratusan Kepala Keluarga
PT. Tirta Investama Pabrik Banyuwangi terus menebar kebermanfaatan bagi masyarakat sekitar melalui p..