Keterbatasan Tak Menjadi Penghalang Siswa SLB se-Banyuwangi Belajar Konservasi dan Kelestarian Alam

Hak untuk mendapatkan ilmu pengetahuan dan proses belajar merupakan hak yang dimiliki seluruh umat manusia, tak terkecuali bagi mereka yang memiliki kebutuhan khusus. Sebagai salah satu bentuk pembentuk karakter pada anak untuk cinta kepada alam, pada 28 Agustus 2022 kemarin, telah dihelat Jambore Bersama Pendidikan Khusus (SLB) se Kabupaten Banyuwangi di Wisata Pinus Songgon. 

Acara tersebut dikemas dalam kegiatan perkemahan terbuka yang dihadiri oleh 300 anak berkebutuhan khusus dari seluruh SLB yang ada di Banyuwangi. Rasa ceria, semangat dan antusias terlihat ketika kegiatan mulai berlangsung, saat seluruh peserta mengikuti upacara pembukaan di depan tenda masing - masing.

Jambore ini turut dihadiri oleh Kepala Cabang Dinas Pendidikan Provinsi Wilayah Banyuwangi, Istu Handono, Kwartir Cabang Kabupaten Banyuwangi, Ketua Gugus Depan (Gudep) 30 Pendidikan Khusus (PK) dan Lembaga Khusus (LK) se Banyuwangi. Pembukaan ini juga diisi tampilan tari jejer gandrung dari Pendidikan Khusus (PK) PGRI 3 Cluring dan teatrikal kemerdekaan dari PK Kalipuro.

"Kegiatan jambore SLB se Banyuwangi ini adalah yang pertama. Namun, meskipun baru pertama kali dilakukan telah memberi kesan yang begitu dalam bagi anak - anak karena dapat berinteraksi dengan seluruh teman se Banyuwangi dan dapat mengembangkan motorik, berlatih, dan sosialisasi anak", kata Ketua Panitia Jambore, Gandi Fitriawan

Selama tiga hari kegiatan, anak - anak diajak untuk mengikuti beraneka macam lomba, pramuka, pentas seni, dan penanaman pohon di area Daerah Aliran Sungai (DAS) Badeng. Mulai pagi sampai malam seluruh kegiatan berlangsung dengan penuh kegembiraan.

Wahyu Rimbara atau lebih dikenal dengan Gethuk juga menyampaikan rasa hormat dan terima kasihnya atas penyelenggaraan Jambore SLB di Wisata Pinus ini. Sebagai lokasi yang terus melakukan kegiatan konservasi dan pelestarian alam yang dibalut dengan kegiatan wisata, ketua pengelola pinus ini berharap segala kegiatan yang menyangkut upaya konservasi dapat dikenang baik oleh anak - anak.

"Sebagai pengelola wisata yang mengedepankan kelestarian alam, kami tentu sangat menyambut baik segala kegiatan yang mengajadi dan melatih anak untuk cinta alam dan lingkungan. Seperti di Jambore ini, kami fasilitasi bibit pohon untuk ditanam yang telah kami kembangkan sendiri". Sambung Wahyu

Semakin banyak pelaku yang turut berpartisipasi dalam kegiatan konservasi dan kelestarian alam tentunya akan mempercepat dan mengakselerasi proses konservasi yang dilakukan.

Tag : Jambore SLB Banyuwangi Konservasi Kemah Wisata Pinus Songgon 

Popular Artikel
Semangat Partisipatif Masyarakat Membuat Rorak
Upaya konservasi di Kecamatan Songgon Kabupaten Banyuwangi sebagai kawasan recharge area, terus diga..
Tahun Kedua Budidaya Maggot Semakin Diminati Masyarakat
Memajukan ekonomi desa tidak lepas kaitannya dengan pemberdayaan masyarakat. Senin (27/9/2021) Lemba..
AQUA Banyuwangi Tambah Fasilitasi Sarana Air Bersih untuk Ratusan Kepala Keluarga
PT. Tirta Investama Pabrik Banyuwangi terus menebar kebermanfaatan bagi masyarakat sekitar melalui p..