Melalui Pelatihan, AQUA Banyuwangi Dampingi Ide Bisnis Pemuda dengan Pilar Analisa Usaha

Penguatan Sumber Daya Manusia (SDM) menjadi hal yang tidak kalah penting dalam menjalankan suatu program. Hal tersebut tak terkecuali dalam pelaksanaan program CSR PT Tirta Investama (AQUA Banyuwangi).

Rabu (20/7/2022) PPM Paradigma menyelenggarakan Pelatihan Kewirausahaan – Pengelolaan Usaha sebagai rangkaian program Economy Community Development (ECODEV). Pelatihan tersebut bertujuan untuk mengorganisir masyarakat agar terjadi peningkatan pengetahuan dalam hal kewirausahaan serta menggali ide usaha yang berasal dari masyarakat sendiri.

Pelatihan yang dihadiri oleh kelompok pemuda Desa Benelan Kidul yang tergabung dalam IPPGB ini dilaksanakan di Balai Desa Benelan Kidul pukul 19.00 WIB.

Kepala Desa Benelan Kidul, Habib Ali Mustofa dalam sambutannya mengatakan bahwa kewirausahaan merupakan hal yang penting dalam rangka meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

“Dengan berwirausaha kita bisa bekerja sesuai dengan passion kita, pekerjaannya menyenangkan, tidak ada yang mengatur, apalagi ditengah persaingan mencari pekerjaan saat ini sangat ketat. Wirausaha menjadi alternatif bagi kegiatan ekonomi masyarakat”, sambung Habib Ali Mustofa.

Kegiatan pelatihan dibuka dengan pernyataan dari fasilitator, Wawan Kuswanto bahwa pengertian kewirausahaan dalam arti yang paling dasar adalah upaya untuk mendapatkan ekonomi atau uang. Maka perlu adanya penyiapan- penyiapan agar wirausaha mampu berjalan dengan baik.

PPM Paradigma telah mendesain program kewirausahaan sedemikian rupa yang harapannya elemen SDM maupun fasilitasi yang lain menjadi kuat.

Wawan Kuswanto menjelaskan hal utama yang harus dimengerti sebelum memulai usaha adalah paham akan analisa usaha. Analisa Usaha adalah upaya menemukan ide usaha berdasarkan potensi yang ada dan ketrampilan yang dibutuhkan.

Dalam rangka mempermudah proses sharing pengetahuan, kelompok pemuda kemudian dibentuk menjadi dua kelompok untuk merumuskan ide usaha berdasarkan hasil analisa usaha. Dari pembahasan kelompok tersebut muncullah beberapa ide dari pemuda, seperti usaha toge, keripik singkong, jasa las, dan coffee shop.

Setelah itu, Wawan Kuswanto menjelaskan tahap selanjutnya dari setelah ditemukannya ide usaha, yaitu kelayakan usaha yang diukur melalui analisis SWOT.

Kelompok pemuda yang hadir terlihat sangat antusias dalam mempresentasikan hasil ide usahanya. Jefri Gunawan selaku ketua IPPGB menyampaikan bahwa program penggalian ide usaha yang berasal dari masyarakat adalah suatu kekuatan tersendiri.

“Kami sangat enjoy dan menikmati segala ilmu yang diberikan terkait pelatihan kewirausahaan ini. Banyak hal yang baru kami ketahui sehingga kegiatan semacam sangat bermanfaat. Program CSR AQUA juga kami rasa sangat bagus karena melibatkan masyarakat sebagai subjek”, tambah Jefri Gunawan.

Diakhir sesi, pelatihan ini ditutup dengan penjelasan tahapan pelatihan kewirausahaan yang nantinya akan disambung pada workshop analisa usaha. PPM Paradigma selaku mitra kerja AQUA Banyuwangi sangat berharap semnagat pemuda tidak pernah surut dan terus semangat dalam belajar.

Tag : AQUA PT Tirta Investama AQUA Banyuwangi Kabupaten Banyuwangi CSR PPM Paradigma Benelan Kidul Singojuruh Kewirausahaan Pelatihan Analisis Usaha IPPGB Sehat AQUA 

Popular Artikel
Semangat Partisipatif Masyarakat Membuat Rorak
Upaya konservasi di Kecamatan Songgon Kabupaten Banyuwangi sebagai kawasan recharge area, terus diga..
Tahun Kedua Budidaya Maggot Semakin Diminati Masyarakat
Memajukan ekonomi desa tidak lepas kaitannya dengan pemberdayaan masyarakat. Senin (27/9/2021) Lemba..
AQUA Banyuwangi Tambah Fasilitasi Sarana Air Bersih untuk Ratusan Kepala Keluarga
PT. Tirta Investama Pabrik Banyuwangi terus menebar kebermanfaatan bagi masyarakat sekitar melalui p..