Pelatihan Pemilahan Sampah Rumah Tangga di Dusun Gombol, Desa Benelan Kidul

PPM Paradigama – Peningkatan kapasitas SDM menjadi bagian penting dalam pelaksanaan sebuah program, untuk itu PPM Paradigma menyelenggarakan pelatihan pemilahan sampah rumah tangga pada Sabtu (1/10), pukul 19.00 WIB bertempat di Balai Desa Benelan Kidul, Singojuruh, Kabupaten Banyuwangi. Kegiatan tersebut turut mengundang Puskesmas Singojuruh sebagai pemateri yang ditujukan kepada Ikatan Pemuda Pemudi Gombol Bersatu (IPPGB). Dalam pelatihan ini juga hadir Kepala Desa Benelan Kidul, Kepala Dusun Gombol, beserta seluruh Ketua RW dan RT se Dusun Gombol.

Kegiatan pelatihan pemilahan sampah rumah tangga bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan masyarakat dalam hal pengelolaan sampah yang dimulai dari tingkat terkecil, yaitu keluarga. Dalam sambutannya, Lukman Hadi selaku direktur PPM Paradigma menekankan bahwa sampah mampu dirubah menjadi berkah jika kita terus berkomitmen menanggulangi masalah sampah di lingkungan sekitar.

“Alhamdulillah, AQUA Banyuwangi dan PPM Paradigma berkomitmen untuk terus mengawal kegiatan-kegiatan terkait dengan kebersihan dan kesehatan lingkungan” Ujarnya.

Hal senada juga disampaikan oleh Kepala Desa Benelan Kidul, Habib Ali Mustofa bahwa pengertian berkah jangan semata diartikan sebagai keuntungan materi. Melainkan proses lahirnya ide kreatif dari pemuda Gombol merupakan berkah yang tak ternilai harganya. IPPGB harus bangga karena upaya penanggulangan sampah di Dusun Gombol telah dikenal banyak pihak mulai daerah sampai nasional.

“Kami berharap, anak-anak muda yang ada di Dusun Gombol terus semangat dalam mengembangkan ide-ide dan kreatifitasnya dalam menangani persoalan lingkungan yang ada” Imbuh pria yang juga Korcam Singojuruh Assosiasi Kepala Desa Banyuwangi (ASKAB) tersebut.

Narasumber dalam kegiatan pelatihan pemilahan sampah ini disampaikan oleh Rinda MF dan Irin F dari Puskesmas Singojuruh yang meliputi edukasi dan praktek pemilahan jenis sampah, tata cara pengelolaan sampah secara sederhana, dan pemanfaatan sampah yang sangat berguna bagi kehidupan bermasyarakat. Sampah organik bisa dikelola sebagai pupuk organik dan juga sebagai pakan maggot, sementara sampah anorganik bisa  dimanfaatkan untuk dijual langsung kepada pengepul maupun diolah kembali menjadi barang yang lebih bernilai, hal ini tentu juga bisa sebagai salah satu pilihan pengelolaan sampah yang mampu mendatangkan keuntungan materi.

“Yang paling penting dari semangat, ide, dan kegiatan yang mulai dilakukan oleh temen-temen pemuda ini adalah komitmen untuk terus mengelola sampah yang ada di lingkungannya.” Imbuh Irin F narasumber dari Puskesmas Singojuruh tersebut.

Kegiatan pelatihan pemilahan sampah rumah tangga tersebut ditutup dengan komitmen bersama untuk bersedia menanggulangi masalah sampah di lingkungan sekitar. Serta penyampaian informasi dari Wawan Fandi selaku Project Manager program WASH 2021 bahwa kegiatan seperti ini akan terus berlanjut sampai pada praktek langsung ke masyarakat nanti.

Tag : aqua paradigma kabupaten banyuwangi ippgb benelan kidul aqua banyuwangi sampah pelatihan 

Popular Artikel
Semangat Partisipatif Masyarakat Membuat Rorak
Upaya konservasi di Kecamatan Songgon Kabupaten Banyuwangi sebagai kawasan recharge area, terus diga..
Tahun Kedua Budidaya Maggot Semakin Diminati Masyarakat
Memajukan ekonomi desa tidak lepas kaitannya dengan pemberdayaan masyarakat. Senin (27/9/2021) Lemba..
AQUA Banyuwangi Tambah Fasilitasi Sarana Air Bersih untuk Ratusan Kepala Keluarga
PT. Tirta Investama Pabrik Banyuwangi terus menebar kebermanfaatan bagi masyarakat sekitar melalui p..