Benalan Kidul - Pasca diresmikan dan dibukanya Pasar Watu Arliyyun di Desa Benelan Kidul, geliat ekonomi masyarakat mulai terlihat. Pembukaan pasar yang bertepatan dengan Bulan Ramadhan, dimanfaatkan masyarakat untuk berjualan aneka makanan dan minuman takjil menjelang waktu berbuka puasa.
Pasar yang dibangun atas fasilitasi dari PT Tirta Investama, Pabrik AQUA Banyuwangi yang berkolaborasi dengan Lembaga PPM Paradigma ini sukses menjadi daya tarik sendiri bagi Desa Benelan Kidul. Hal tersebut juga didukung dengan diselenggarakannya Pentas Musik oleh penyanyi lokal untuk memeriahkan pasar pada Hari Sabtu (9/4/2022) kemarin. Acara tersebut sengaja digelar oleh Pemerintah Desa Benelan Kidul dan Pemuda dalam rangka menarik antusiasme warga sekaligus ngabuburit di Pasar Watu Arliyyun.
"Kegiatan musik seperti ini kami sengaja kami hadirkan di tengah Pasar Watu Arliyyun untuk memeriahkan sekaligus menjadi tontonan masyarakat sambil menunggu waktu berbuka. Kegiatan seperti ini akan kami lanjutkan dengan dukungan dari pemuda untuk lebih mengembangkan pasar ini", Ujar Habib Ali Mustofa selaku Kepala Desa Benelan Kidul.
Aneka makanan ringan dan minuman juga dapat ditemui di Pasar Watu Arliyyun yang mulai pukul 15.00 selama Bulan Ramadhan ini. Penghasilan masyarakatpun menjadi meningkat.
Para penjual di Pasar Watu Arliyyun terdiri dari masyarakat tiap dusun Desa Benelan Kidul. Masyarakat lokal diberi kesempatan dan prioritas utama dalam rangka memanfaatkan pasar yang memiliki pemandangan sawah dan matahari terbenam ini.
"Alhamdulillah dan terima kasih kepada AQUA, karena dengan adanya pasar ini jadi bisa ada kegiatan baru sekaligus menambah pundi- pundi keuangan. Sebelum berjualan takjil ini, saya hanya ibu rumah tangga. Tapi setelah berjualan disini jadi bisa dapat 200 sampai 400 ribu perharinya", Kata Nila, warga Dusun Gombol yang berjualan takjil di Pasar Watu Arliyyun.
Nada serupa juga dilontarkan Laras, Warga Dusun Tabanan yang sangat terbantu dengan adanya pasar. Tiap harinya dia bisa meraup 200 sampai 500 ribu rupiah dari hasil jualan aneka macam es, sosis telur, sosis, dan berbagai makanan ringan lainnya.
"Pastinya saya sangat berterima kasih, khususnya pada AQUA yang telah memberi ruang bagi masyarakat untuk meningkatkan pendapatan. Semoga pasar Watu Arliyyun bisa berlanjut dan konsisten serta lebih maju pastinya", sambung Laras.
Selama Ramadhan, masyarakat yang berjualan di Pasar Watu Arliyyun tidak dipungut biaya sepeser pun dan diberi fasilitas tenda jualan.
Timbal balik yang positif dari masyarakat tentunya menjadi pelecut tersendiri bagi AQUA Banyuwangi untuk terus memfasilitasi program pemberdayaan masyarakat. Tujuan utamanya hanya untuk kesejahteraan masyarakat, baik dalam hal ekonomi, kesehetan, dan lain sebagainya.
Semakin sore, Pasar Watu Arliyyun semakin ramai dikunjungi. Masyarakat berbondong- bondong mencari takjil atau hanya sekadar menikmati waktu sore sambil jalan- jalan. Rohit, salah satu pengunjung mengatakan bahwa tempat yang dulunya sepi hanya jalan desa kini ramai oleh masyarakat. Secara kondisi, letak pasar ini memang pas untuk kegiatan santai atau jalan- jalan. Apalagi ditambah adanya orang jualan jadi kita tidak perlu jauh- jauh mencari takjil, ungkapnya.
Kondisi tentunya menjadi awal yang baik bagi keberadaan Pasar Watu Arliyyun. Pengembangan dan inovasi lain akan terus dilakukan kedepannya agar Pasar Watu Arliyyun bisa tetap eksis di tengah- tengah masyarakat.
Tag : AQUA Paradigma PPM Pasar Tradisional Ramadhan Benelan Kidul Singojuruh Banyuwangi PT Tirta Investama ECODEV Pasar Watu Arliyyun

